Home » Featured » Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional & Cuti Bersama 2017

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional & Cuti Bersama 2017

Menko-PMK-2

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, menyaksikan penandatanganan SKB yang dilakukan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri.  *(foto:Sarwono)

Jakarta – Pemerintah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 sebanyak 19 hari, terdiri dari 15 hari libur nasional dan empat hari cuti bersama, berdasarkan surat keputusan bersama (SKB).

SKB pengaturan libur nasional dan cuti bersama tahun 2017, ditandatangani tiga menteri, yaitu: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri.

Penandatanganan SKB tersebut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (14/04/2016).

“Cuti merupakan hak pegawai yang harus dihargai dan dihormati. Untuk kepentingan bersama, perlu diatur oleh pemerintah dan jumlah hari cuti bersama itu mengurangi jumlah cuti tahunan,” kata Puan, dalam rilisnya.

Menko-PMK

Menko PMK Puan Maharani, berjabat tangan dengan  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi,disaksikan  Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri., usai penandatanganan SKB.  *(foto:Sarwono)

Lebih lanjut menurut Puan, penetapan hari libur nasional dan cuti bersama itu untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan hari kerja, hari libur, dan cuti bersama sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.

“Penetapan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata dalam negeri yang mempunyai dampak peningkatan ekonomi,” tuturnya.

Sementara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengatakan, Presiden Joko Widodo ingin agar jangan terlalu banyak libur bersama yang dapat mengurangi produktivitas pegawai, khususnya aparatur negara.

Selain itu, Yuddy menyatakan banyaknya jumlah libur mendapat kritik dari pelaku usaha. Persepsi internasional di bidang ketenagakerjaan juga menurun jika terlalu banyak hari libur.

“Kata Menakertras ada komplain pelaku bisnis dan industri khususnya Foreign Direct Investment (FDI). Misalnya para akuntan harus banyak loading-nya, tapi karena banyaknya hari libur nasional jadi terganggu,” kata Yuddy.

Menko-PMK-3

Dari kiri: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dan Menaker  Hanif Dhakiri, menunjukan SKB yang telah ditanda tangani bersama.   *(foto:Sarwono)

Berikut daftar hari libur bersama nasional 2017:
1.  1 Januari (Minggu): Tahun Baru 2017 Masehi
2.  28 Januari (Sabtu): Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili
3.  28 Maret (Selasa): Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939
4.  14 April (Jumat): Wafat Isa Al Masih
5.  24 April (Senin): Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
6.  1 Mei (Senin): Hari Buruh Internasional
7.  11 Mei (Kamis): Hari Raya Waisak 2561
8.  25 Mei (Kamis): Kenaikan Isa Al Masih
9.  25 (Minggu)-26 Juni (Senin): Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
10.  17 Agustus (Kamis): Hari Kemerdekaan RI
11.  1 September (Jumat): Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah
12.  21 September (Kamis): Tahun Baru Islam 1439 Hijriah
13.  1 Desember (Jumat): Maulid Nabi Muhammad SAW
14.  25 Desember (Senin): Hari Raya Natal

Cuti Bersama Tahun 2017:
1. 23 (Jumat), 27 (Selasa), 28 Juni (Rabu): Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
2. 26 Desember (Selasa): Hari Raya Natal.

*(Thejakartatimes/Won)

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional & Cuti Bersama 2017 Reviewed by on . [caption id="attachment_14405" align="alignnone" width="600"] Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, menyaksikan penandatanganan S [caption id="attachment_14405" align="alignnone" width="600"] Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, menyaksikan penandatanganan S Rating: 0
scroll to top