Home » FOTO » Yayasan Lentera Anak, Desak Tindak Tegas Eksploitasi Anak

Yayasan Lentera Anak, Desak Tindak Tegas Eksploitasi Anak

Para pemain terdiri dari se

Para pelajar berprestasi peraih beasiswa Djarum

JAKARTA – Penyelenggaraan audisi siswa berprestasi dalam  cabang bulu tangkis, yang dimotori oleh Djarum Foundation menuai banyak pelanggaran. Seperti yang dikatakan oleh ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari mendesak Djarum ikhlas memberikan beasiswa dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019. Lisda harap penyelenggaraan audisi beasiswa berjalan dengan netral dan tidak menjadikan anak sebagai brand image.

Desakan ini disampaikan Lisda, pasalnya terjadi pemanfaatan tubuh anak sebagai media promosi brand image produk tembakau tertentu. Promosi terjadi karena mengharuskan peserta mengenakan kaos dengan tulisan Djarum yang merupakan brand image produk zat adiktif yang berbahaya.

“Kalau mau betul ikhlas beri beasiswa harusnya net, tidak jadikan tubuh anak sebagai media promosi,” tegas Lisda saat Diskusi Media di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 sendiri dilaksanakan dengan melibatkan anak-anak usia di bawah 11 dan 13 tahun. Audisi ini diselenggarakan di lima kota di Indonesia diantaranya Bandung (28-30 Juli), Purwokerto (8-10 September), Surabaya (20-22 Oktober), Solo (27-29 Oktober), dan Kudus (17-19 November).

Dijelaskan Lisda, pemanfaatan tubuh anak sebagai media promosi merupakan salah satu bentuk eksploitasi secara ekonomi Pasal 66 UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014.

Pasalnya, ada pihak Iain yang akan mendapatkan keuntungan melalui promosi tersebut yaitu meningkatnya kesadaran terhadap brand produknya. Sementara itu, anak-anak tidak menyadarinya dan mengikuti audisi hanya untuk mengembangkan dirinya sebagai atlet bulu tangkis.

“Kami juga sempat melakukan diskusi pada orang tua yang anaknya ikut audisi tersebut. Mereka anggap audisi hanya terkait badminton karena pada audisi tidak ada produk rokok, tidak disuruh merokok, dan tidak ada asap rokok,” kata Lisda.

Padahal menurut Lisda, panitia mengharuskan anak-anak peserta audisi mengenakan kaos dengan tulisan Djarum yang merupakan brand image produk tembakau. Anak-anak lantas terlihat seperti iklan berjalan dan memborbardir peserta anak dengan berbagai brand image Djarum di seluruh tempat selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis juga melanggar PP 109 Tahun 2012 Tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, Pasal 47 (1) yakni mengikutsertakan anak-anak pada penyelenggaraan kegiatan yang disponsori rokok dan Pasal 37 (a) tentang larangan menggunakan nama merek dagang dan logo produk tembakau, termasuk brand image produk tembakau.

Lisda akhirnya melakukan diskusi dengan berbagai pihak seperti psikolog, pakar hukum, aktivis anak, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan melakukan kajian. Fakta mengungkapkan bahwa antara jumlah peserta dan yang mendapatkan beasiswa perbandingan angkanya jauh.

“Antara peserta audisi dan yang dapat beasiswa sedikit. Sekitar 1:0,01, tidak sampai satu persen,” tegas Lisda yang melakukan pemantauan sejak 2015 hingga 2018 ini dengan yayasannya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tak melarang Djarum Foundation menggelar Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di sejumlah kota. Namun ada syaratnya, yakni tidak ada logo perusahaan rokok.

Komisioner KPAI, Siti Hikmawaty, meminta agar Djarum Foundation mengikuti aturan yang ada. “Silakan adakan, asalkan taati aturannya,” ujar Siti di Jakarta, kemarin.

Terkait larangan logo perusahaan rokok, Hikmawati malah mempersilakan Djarum Foundation memasang merek dagang (brand) pada lokasi audisi, tapi dengan catatan tidak terlihat anak-anak. (*)

 

 

Yayasan Lentera Anak, Desak Tindak Tegas Eksploitasi Anak Reviewed by on . [caption id="attachment_22843" align="alignnone" width="300"] Para pelajar berprestasi peraih beasiswa Djarum[/caption] JAKARTA - Penyelenggaraan audisi siswa b [caption id="attachment_22843" align="alignnone" width="300"] Para pelajar berprestasi peraih beasiswa Djarum[/caption] JAKARTA - Penyelenggaraan audisi siswa b Rating: 0
scroll to top