Home » Headline » Swiss-Belhotel Gandeng BOS Foundation, Luncurkan Kampanye #Savedodo

Swiss-Belhotel Gandeng BOS Foundation, Luncurkan Kampanye #Savedodo

 

savedodo-1

Tampak dalam gambar (duduk dari kiri): Kristy Nelwan (CCAI), Paul Hutson (CEO Quiksilver), Silvain Croise (Swiss-Belhotel Balipapan), Linie Cortez Palacio (Swiss-Belhotel International) dan Jacqui Sunderland (BOS Foundation)-(berdiri). *(foto: Sarwono)

Jakarta– Populasi Orangutan Borneo telah menurun hingga 75% sejak 1990, dan saat ini hanya terdapat sekitar 54 ribu orangutan Borneo di alam liar. Dengan terus menurunnya angka populasi, serta semakin terancamnya habitat mereka, akibat maraknya perburuan liar dan perdagangan fauna ilegal, species asli Indonesia ini telah dikategorikan sebagai species langka.

Berkaitan dengan hal tersebut, Swiss-Belhotel International (SBI) bersama Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation, dan didukung Quiksilver Indonesia (QS) dan Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI), mengambil langkah nyata dalam mencegah punahnya orangutan Borneo, dengan menginisiasikan kampanye #SAVEDODO.

Dengan mengusung Dodo, salah satu orangutan yang telah berhasil diselamatkan untuk menjadi ikon, inisiatif ini diluncurkan untuk membantu masyarakat yang ingin berpartisipasi menyelamatkan orangutan di Bornedo (Kalimantan).

“Di SBI, kami memahami dan berkontribusi terhadap negara, budaya dan lingkungan hidup dimana kami mengelola properti kami,” kata Gavin M Faull, saat berlangsung peluncuran program kampanye #Savedodo, di Swiss-Belhotel Manga Besar, Jakarta, Rabu (24/02/2016).

Lebih lanjut Gavin Faull menuturkan, “Pada awalnya kami memulai kampanye ini untuk mengambil sikap atas masalah lingkungan hidup d Borneo, salah satu area dimana kami beroperasi. Namun kami menyadari bukanlah suatu langkah mudah yang dapat diajalankan sendiri. Dukungan QS dan CCAI, memungkinkan kami untuk memperkuat skala kampanye ini sehingga dapat menciptakan dampak yang lebih besar,” tuturnya.

Penggalangan dana untuk kampanye #Savedodo akan dilakukan melalui penjualan t-shirt #Savedodo yang dirancang khusus oleh Quiksilver dan mulai dijual per Desember 2015,  dibeberapa outlet SBI dan QS di seluruh Indonesia. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk rehabilitasi Dodo dan orangutan Borneo lainnya yang di fasilitasi BOS Foundation.

“Melalui pembelian #Savedodo, semua orang dapat membantu memastikan orangutan mendapatkan perawatan dan rehabilitasi yang memadai, serta kesempatan untuk dapat kembali ke habitatnya dengan selamat. Karena itu kami memerlukan uluran tangan dari berbagai pihak untuk mendukung upaya koservasi orangutan tersebut,” tambah Gavin.

Sementara Marketing Executive Quiksilver Southeast-Asia, Sammy Gosling mengatakan, bahwa Quiksilver merupakan perusahaan yang memporomosikan gaya hidup board riding sehat yang peduli terhadap kebersihan pantai, jalanan serta gunung.

“Dalam kampanye #Savedodo ini, kami bangga dapat bekerjasama dengan organisasi-organisasi yang memiliki visi dan misi yang sama dalam mendukung dalam kelestarian populasi orangutan dan berharap bersama-sama membuat perubahan,” tutur Sammy.

Pandangan serupa disampaikan Head of Corporate Communications Coca-Cola Amatil Indonesia, Kristy Nelwan, bahwa kampanye #Savedodo merupakan langkah penting dalam berkontribusi untuk konservasi hutan.

“Bagi CCAI, sebagai perusahaan sales, produsen dan distributor minuman ringan yang telah beroperasi selama 24 tahun di Indonesia, kami memahami pentingnya berpartisipasi dan membuat perubahan untuk masa depan yang berkelanjutan,” kata Kristy.

Dengan hanya sebesar Rp.145.000 – 245.000 per t-shirt, masyarakat dapat berkontribusi dan memastikan Dodo dan teman-temannya dapat terus bertahan hingga generasi yang akan datang.

“Saat ini anda memiliki kesempatan untuk membuat perubahan. Kami percaya bahwa setiap usaha, seberapapun kecilnya, dapat membuat perubahan positif,” kata Gavin. *(thejakartatimes/Sarwono)

Swiss-Belhotel Gandeng BOS Foundation, Luncurkan Kampanye #Savedodo Reviewed by on .   [caption id="attachment_14033" align="alignnone" width="600"] Tampak dalam gambar (duduk dari kiri): Kristy Nelwan (CCAI), Paul Hutson (CEO Quiksilver),   [caption id="attachment_14033" align="alignnone" width="600"] Tampak dalam gambar (duduk dari kiri): Kristy Nelwan (CCAI), Paul Hutson (CEO Quiksilver), Rating: 0
scroll to top