Home » Headline » Rohadi Menuntut Keadilan Melalui Semua Bukti dan Saksi Ahli

Rohadi Menuntut Keadilan Melalui Semua Bukti dan Saksi Ahli

Rohadi2 PN Pusat

JAKARTA – Sidang PK oleh Rohadi menginjak tahap kedua, yaitu pengajuan bukti-bukti dan pengajuan saksi ahli. Rohadi menyatakan dalam sidang kedua ini, dirinya mengajukan bukti putusan terkait persidangan Berthanatalia.

“Penekanannya adalah bukti pada persidangan Berthanatalia dimana putusannya sudah diputuskan jauh sebelum perkara saya diputuskan. Yaitu perkara No 68/Pid.Sus/KPK tahun 2016,” kata Rohadi usai persidangan kedua PK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Ia menyebutkan bahwa putusan itu dilakukan oleh majelis hakim yang berbeda. Sehingga, perannya sebagai penghubung tidak diketahui.

“Padahal dalam putusan tersebut, secara jelas pada halaman 24 dan halaman 25 dinyatakan oleh persidangan dan oleh Bertha bahwa saya itu adalah sebagai penghubung,” ujarnya.

Pada perkaranya, yaitu No 77/Pid.Sus/KPK yang diputuskan beberapa bulan kemudian, Rohadi dinyatakan sebagai pelaku utama.

“Saya itu tidak kenal Saiful Jamil, saya tidak kenal Kasman Sangaji, saya tidak kenal dengan Syamsul Hidayatullah. Saya hanya kenal dengan Bertha. Jadi yang tahu peran saya hanya Bertha,” ungkap Rohadi.

Rohadi menyebutkan ada 33 alat bukti yang diajukan sebagai bukti pendukung PK.

Rohadi PN Pusat

“Ada berita acara terkait pemeriksaan saya oleh KPK diputarkan , yang menyatakan bahwa yang meminta uang itu adalah hakim, yang meminta pengantaran uang ke Surabaya juga hakim. Bahkan harus mengajak anak hakim berikut Panitera Pengganti ke rumahnya di Malang,” ujar Rohadi.

Tiket pesawat Garuda ke Surabaya tertanggal 16 Juni 2016 tersebut, menurut Rohadi disita oleh KPK.

“Bukti yang saya sampaikan diterima oleh majelis hakim. Dan sidang selanjutnya akan digelar dua minggu dari sekarang, yaitu pada 7 November 2019. Agendanya adalah kesimpulan,” tutur Rohadi.

Saat ditanyakan alasan mengapa dirinya berbohong pada saat sidang terdahulu, Rohadi menyebutkan bahwa dirinya dilarang oleh Karel Tuppu.

“Saat itu dia menjenguk istrinya, Berthanatalia di ruang tahanan C1 KPK. Tapi sebelumnya menjenguk saya dulu. Ia berkata, mas jangan bawa-bawa hakim. Ya saya nurut,” ucap Rohadi.

Kali kedua, Karel Tuppu meminta kepada Rohadi adalah pada Hari Raya Idul Fitri, Rabu (6/7/2016) saat menjenguk istrinya.

“Dia memanggil saya lagi. Lalu berkata mas, pesan atas, cukup sampai di mas saja,” ungkap Rohadi selanjutnya.

Rohadi mengaku menjalankan pesan intimidasi tersebut. Hingga dirinya menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada kasus Saiful Jamil.

“Namun sangking saya sudah tidak sanggup lagi menjalani masa pidana di Sukamiskin, saya beberkan semua. Saya cabut semua di persidangan. Tapi tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim,” kata Rohadi tegas.

Menurutnya, jika dipertimbangkan, maka Karel Tuppu akan menjadi tersangka.

“Dia terlibat karena ia memerintahkan istrinya, Berthanatalia agar menemui hakim melalui hape. Hapenya juga disita. Di persidangan juga terbukti,” ujarnya.

Tapi, hingga sekarang proses terkait hal tersebut, menurut Rohadi, ptidak ada sama sekali.

“Karena itu saya meminta keadilan,” pungkasnya tegas.

Rohadi Menuntut Keadilan Melalui Semua Bukti dan Saksi Ahli Reviewed by on . JAKARTA - Sidang PK oleh Rohadi menginjak tahap kedua, yaitu pengajuan bukti-bukti dan pengajuan saksi ahli. Rohadi menyatakan dalam sidang kedua ini, dirinya m JAKARTA - Sidang PK oleh Rohadi menginjak tahap kedua, yaitu pengajuan bukti-bukti dan pengajuan saksi ahli. Rohadi menyatakan dalam sidang kedua ini, dirinya m Rating: 0
scroll to top