Home » Uncatagories » Pasca viral running teks penghinaan Presiden Jokowi dan Megawati di SPBU pasar 3 Marelan masih tahap penyelidikan Polisi

Pasca viral running teks penghinaan Presiden Jokowi dan Megawati di SPBU pasar 3 Marelan masih tahap penyelidikan Polisi

Pasca viral running teks penghinaan Presiden Jokowi dan Megawati di SPBU pasar 3 Marelan masih tahap penyelidikan Polisi

MARELAN –Thejakartatimes

Melakukan penghinanan melalui Viral video running teks yang menghina Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Seokarno Putri warga Kecamatan Medan Marelan mendadak heboh, melihat video running teks yang menghina Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Seokarno Putri yang sempat beredar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Pasar 3 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Jumat (24/5). Dimana Petugas Polres Pelabuhan Belawan Cepat tanggap dan melakukan pengaman terhadap  lima orang dalam penye;lidikan .Sabtu 25/5

Dimana Warga yang melihat viral Running teks sempat merasa bertanya-tanya karena di running teks SPBU tersebut nampak dengan jelas tulisan yang menghina Presiden dan ketua umum partai berkepala banteng moncong putih itu dan menilai akan memicu konflik.

Gal ini dibenarkan Kepala MOR 1 Pertamina UPMS 1 Medan, Robi,kejadian tersebut kalau video yang meresahkan tersebut berasal dari SPBU 14.202.1141. saat ini Tim IT Pertamina juga sedang melakukan pengecekan atas kejadian tersebut,” ujarnya.

Saat dilihat, di To Time yang semestinya bertuliskan harga BBM namun  berubah menjadi tulisan kalimat- kalimat ujaran kebencian,” ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, tim keamanan langsung berkordinasi dengan pengawas SPBU dan langsung mematikan To Tim tersebut. “Tim langsung mematikan To Tim tersebut, dan melaporkan kejadian tersebut ke Pertamina. Kalau kontrol To Tim ini tidak berada di sini melainkan di Medan, karena pihaknya bekerja sama dengan provider lain,” ujarnya.

Robi mengungkapkan kasus ujaran kebencian itu telah dilaporkan ke Polres Belawan untuk diselidiki dan menangkap pelakunya. “Saat ini, pihak pertamina telah menyerahkan permasalahan ini kepada pihak berwajib,” ungkapnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan dibawah komando AKBP.Ikhwan Lubis SH.MH didampingi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP.Jerico Lavian Chandra, SH memberikan penjelasan .

Dan katanya Kasus itu masih dalam penyelidikan dan masih kita minta keterangan dari tim IT pihak pertamina,” Terang Kasat Reskrim AKP.Jerico Lavian Chandra.Lebih lanjut Jerico menerangkan,  Videotron masih passwod pabrikan belum ada dirubah.

Dan kita masih telusuri penyebaran video itu kita sudah menyita laptop dan wifi guna penyelidikan 5 orang sudah diperiksa dari pihak SPBU baik pekerja maupun security.Terang Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP.Jerico Lavian Chandra.[ Binsar Simatupang]

Pasca viral running teks penghinaan Presiden Jokowi dan Megawati di SPBU pasar 3 Marelan masih tahap penyelidikan Polisi Reviewed by on . Pasca viral running teks penghinaan Presiden Jokowi dan Megawati di SPBU pasar 3 Marelan masih tahap penyelidikan Polisi MARELAN –Thejakartatimes Melakukan peng Pasca viral running teks penghinaan Presiden Jokowi dan Megawati di SPBU pasar 3 Marelan masih tahap penyelidikan Polisi MARELAN –Thejakartatimes Melakukan peng Rating: 0
scroll to top