Home » Headline » Menteri Susi, Ahok dan Jajaran Menteri Kabinet Kerja Tinjau Lokasi Reklamasi

Menteri Susi, Ahok dan Jajaran Menteri Kabinet Kerja Tinjau Lokasi Reklamasi

MKP Susi 2

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada wartawan saat meninjau area reklamasi teluk Jakarta. (Thejakartatimes/Foto-Foto: EOS)

Jakarta – Membuka pagi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau lokasi reklamasi di Pantai Utara Jakarta. Kunjungan kali ini akan mengunjungi beberapa proyek reklamasi, antara lain pulau C dan D.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan, peninjauan ini dilakukan karena pemerintah ingin memastikan bahwa reklamasi tidak berdampak buruk bagi lingkungan.

“Risiko terhadap lingkungan hidup, kemungkinan banjir, terhadap jalur lalu lintas laut dan sebagainya. Makanya, perencanaan dan tata ruangnya harus betul-betul baik dan dipenuhi,” jelasnya dalam temu wartawan di Pulau D, Lokasi Reklamasi Teluk Jakarta, Rabu (4/5).

Mengenai dengan dampak reklamasi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, reklamasi dibolehkan, namun harus dipastikan tidak membawa dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Reklamasi itu hal biasa. Tapi pemerintah harus memastikan, diperbolehkan apa saja prioritasnya. Nah kalau untuk komersil, kita harus pastikan tidak menjadikan degradasi satu lingkungan”, pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dalam  peninjauannya kali ini dia membawa catatan pada beberapa pulau yang telah didirikan. Hal tersebut dilihat dari sisi dokumen dan pembangunannya di lapangan.MKP Susi 3

“Untuk C dan D memang dari sisi amdal itu ada beberapa persoalan yang kita harus koreksi”, jelas Siti.

Proyek pembangunan Teluk Jakarta tersebut digarap oleh PT Agung Podomoro Land Tbk melalui anak usahanya PT Muara Wisesa Samudera, yang akan membentuk pulau buatan seluas 165 hektar. Tercatat, ada sembilan pengembang yang mendapatkan bagian dalam pembangunan 17 pulau buatan di proyek tersebut.

Kondisi terakhir sebelum akhirnya pemerintah menghentikan sementara proyek tersebut, baru dua perusahaan pengembang yang mendapat izin pelaksanaan yaitu PT Muara Wisesa Samudera, untuk reklamasi Pulau G yang diterbitkan pada 23 Desember 2014 dan tertuang dalam keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2238 tahun 2014.

Sementara PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu Group, untuk reklamasi pulau C, D, dan E pada 2012 di era kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo. (Thejakartatimes/EOS/Sumber:KKPNews)

Menteri Susi, Ahok dan Jajaran Menteri Kabinet Kerja Tinjau Lokasi Reklamasi Reviewed by on . [caption id="attachment_14669" align="alignnone" width="600"] Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada wartawan saat meninja [caption id="attachment_14669" align="alignnone" width="600"] Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada wartawan saat meninja Rating: 0
scroll to top