Home » Uncatagories » Maraknya Pukat Trawl beroperasi di Perairan Selat Malaka , membuat Nelayan Tradisional bakal aksi Demo besar Berasan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan

Maraknya Pukat Trawl beroperasi di Perairan Selat Malaka , membuat Nelayan Tradisional bakal aksi Demo besar Berasan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan

Maraknya Pukat Trawl beroperasi di Perairan Selat Malaka , membuat Nelayan Tradisional bakal aksi Demo besar Berasan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan

Belawan – Thejakartatimes

Dengan maraknya Nelayan Pukat Trawl yang beroperasi dikawasan Perairan Selat Malaka membuat warga Nelayan Tradisional gerah dimana pukat dilarang untuk beroperasi membuat warga Nelayan Trasisional akan digelarnya aksi demo besar-besaran Rabu 6/11 menuntut dihapuskannya alat tangkap trawl, dimana aksi di lksanakan di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) Selasa 5/11..

Sebagaimana diketahui aksi demo tersebut guna memprotes keberadaan kapal pukat trawl yang marak beroperasi bahkan justru ironisnya diduga dibekingi oknum aparat di laut maupun instansi terkait di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan.

Sesuai surat himbauan yang beredar di kalangan nelayan disebutkan kalau aksi demo kali ini arahnya ke kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) dan PPSB juga menuju kantor Kejari Belawan untuk memprotes kapal – kapal pukat trawl mencari ikan di perairan Belawan dan Selat Malaka.

Aksi Demo itu tidak hanya diramaikan nelayan dari Medan, melainkan juga nelayan tradisional dari daerah lain juga akan ambil bagian dari aksi protes ini diantaranya nelayan asal Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagei dan Langkat.

Sesuai dengan Ketua Forum Nelayan Kecil Bersatu Sumut Rahman Gafiqi kepada wartawan
Bahwa aktivitas kapal-kapal pukat trawl tersebut sangat berpengaruh terhadap kehidupan ribuan nelayan kecil yang bermukim di sekitar perairan Belawan.

Dimana penghasilan nelayan tradisional sangat minim karena pukat trawl berskala besar tersebut menangkap semua jenis ikan berskala kecil dan besar.

Ucapnya lagi Jangankan ikan kecil dan ikan besar, plankton saja terangkut dalam pukat trawl tersebut,” ujar Rahman.
Akibat pukat trawl ini selain menyengsarakan nelayan tradisional juga merusak habitat biota eksosistem laut.

Rahman juga menambahkan, selain pukat trawl, ada juga pukat bukemi dan pukat teri yang ikut berperan dalam menyengsarakan ribuan nelayan tradisional yang bermukim di perairan Belawan, Deliserdang, Serdang bedagai dan Langkat.

Cetusnya lagi disinyalir aktivitas kapal-kapal pukat trawl sepertinya tidak tersentuh oleh aparat keamanan di laut sehingga pemerintah terkesan tidak berpihak atau melindungi nelayan tradisional.

Dimana Selama ini, sejumlah kapal pukat trawl yang ditangkap, aparat keamanan hanya menangkap para anak buah kapal (ABK) dan tekong dimana pemilik atau pengusaha kapal pulat trawl tidak tersentuh oleh aparat keamanan di laut.

Warga Nelayan Tradisional mengharpkan dengan adanya aksi Demo , berharap pihak pemerintah dan petugas keamanan laut dapat menanggapi serta menangkap pelaku pukat Trawl dan Pengusahanya dibawa kepengadilan cetus warga Nelayan . [ Binsar Simatupang]

Maraknya Pukat Trawl beroperasi di Perairan Selat Malaka , membuat Nelayan Tradisional bakal aksi Demo besar Berasan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan Reviewed by on . Maraknya Pukat Trawl beroperasi di Perairan Selat Malaka , membuat Nelayan Tradisional bakal aksi Demo besar Berasan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan Bela Maraknya Pukat Trawl beroperasi di Perairan Selat Malaka , membuat Nelayan Tradisional bakal aksi Demo besar Berasan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan Bela Rating: 0
scroll to top