Home » Uncatagories » Mapolrestabes Medan Dikejutkan Dengan Bom Bunuh Diri

Mapolrestabes Medan Dikejutkan Dengan Bom Bunuh Diri

 

Medan, Thejakartatimes -Ledakan yang terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Jalan HM Said,Bom Bunuh Diri, Rabu (13/11). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 08.45 WIB.

Keterangan yang diperoleh Wartawan Thejakartatimes yang diterima , aksi tersebut dilakukan diduga oleh pelaku berjumlah dua orang dengan mengunakan atribut ojek online.

Dimana Ledakan itu diketahui terjadi di sekitar kantin Mapolrestabes Medan. Sebelum melakukan aksinya, pelaku diduga masuk melalui pintu depan, dan sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung meledakkan diri.

Description: http://analisadaily.com/assets/image/news/uploader/2019/11/131120190954282.jpg

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui korban yang ditimbulkan dari personel kepolisian. Namun pelaku dinyatakan meninggal dunia dengan tubuh hancur.Saat ini di sedang dilaksanakan pengamanan dan penyelidikan oleh petugas Polrestabes Medan.

Pasca ledakan diduga bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, penjagaan diperketat.

Dalam ledakan Bom Bunuh bunuh diri ini Seorang petugas kepolisian dari Propam, J Tampubolon mengatakan, penjagaan diperketat dan sedang dilakukan sterilisasi lokasi.

“Bapak dan Ibu, tolong menjauh, ya, lokasi ini akan kita sterilisasi, mohon agar menjauh dari depan kantor ini, ya,” kata J Tampubolon kepada masyarakat yang berada di sekitar Mapolretabes Medan, Rabu (13/11).

Pantauan di Mapolrestabes yang berada di Jalan H.M Said ditutup. Mulai pintu masuk kantor polisi sekitar 50 meter dari Jalan Perintis Kemerdekaan.

Hingga saat ini, kepolisian belum memberikan keterangan terkait kejadian, termasuk berapa korban yang terluka dan juga belum menyebutkan idenditas dan motif pelaku.

Dikabarkan sebelumnya, pada pukul 08.45 telah terjadi ledakan bom bunuh diri yang mengakibatkan pelaku diduga meninggal dunia.

Enam peugas yang terluka, termasuk lima polisi, akibat bom yang meledak di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

Keenam korban luka adalah:

1). Kompol Abdul Mutolip Kasi Propam Polrerabes Medan mengalami luka tangan kanan robek.

2). Kompol Sarponi KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan mengalami luka robek bokong sebelah kanan.

3). Aipda Deni Hamdani Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami luka-luka terkena serpihan.

4). Bripka Juli chandra Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami telingan sebelah kanan tidak bisa mendengar.

5). Ricard Purba PHL Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan.

6). Ihsan Mulyadi siregar, Mahasiswa 27 tahun warga Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan.

Korban dilarikan ke RS Bhayangkara Medan. Sementara kantor polisi itu dijaga ekstra ketat demi mencegah terjadinya ledakan susulan.

Petugas kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait ledakan diduga bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan. Dalam kejadian ini enam orang terluka, dan pelaku tewas.

Informasi yang diperoleh pelaku yang telah diketahui identitasnya merupakan warga Medan, tinggal di Jalan Jangka, Gang Tentram, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah.

Petugas kepolisian yang telah mengetahui identitas pelaku, langsung menuju kediamannya. Di lokasi tempat tinggal pelaku terlihat Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto.

Bersama dengan personel kepolisian lain, Eko juga ikut melakukan penggeledahan di rumah bernomor 89 B tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol keluar dari dalam rumah keluarga terduga pelaku bom bunuh diri tersebut dengan mengenakan celana hitam dan kemeja putih.

Saat dimintai keterangan terkait kasus tersebut, Eko enggan memberikan jawaban atas hasil pemeriksaan yang dilakukan.

“Nanti saja ya, saya tidak bisa berikan keterangan sekarang,” ucap Eko singkat sembari berlalu pergi menaiki mobil.

Saat ini pihak kepolisian bersama dengan TNI masih melakukan penggeledahan di rumah orang tua pelaku.

Polisi melakukan penggeledahan di salah satu rumah di Jalan Jangka, Gang Tentram nomor 89 B, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah.

Dilapangan Informasi diperoleh penggeledahan guna menyelidiki terkait terduga pelaku pemboman bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11).

Rumah yang digeledah tersebut diketahui rtempat tinggal keluarga Dede, orang yang disebut-sebut sebagai terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

Maya, sepupu korban yang ditemui di rumahnya, bersebelahan dengan rumah Dede mengatakan, sepupunya memang pernah tinggal di rumah tersebut.

Namun sejak menikah beberapa tahun lalu, Dede sudah pindah ke kawasan Marelan. Rumah tersebut kini ditempati orang tua Dede.

“Saya enggak ingat tepatnya kapan. Tapi sudah agak lama. Sekarang dia tinggal di Marelan. Tapi saya juga sudah lupa di mana. Di ujung Marelan sana,” katanya kepada wartawan.

Menurut Maya, Dede dikenal sebagai sosok yang baik. Dede dahulu diketahui bekerja sebagai pedagang bakso bakar keliling.

Tapi sekarang enggak tahu apa pekerjaannya. Kita sudah tidak pernah berkomunikasi lagi,” ucapnya.

Maya juga mengaku tidak menyangka keterlibatan Dede dengan kelompok radikal. Namun Maya mengenal Dede sebagai pribadi yang rajin beribadah.

“Dia salatnya enggak tinggal itu. Kalau pengajian, saya enggak tahu di mana. Orangnya sangat rajin ibadah,” ungkapnya. (Binsar Simatupang)

Mapolrestabes Medan Dikejutkan Dengan Bom Bunuh Diri Reviewed by on .   Medan, Thejakartatimes -Ledakan yang terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Jalan HM Said,Bom Bunuh Diri, Rabu (13/11). Per   Medan, Thejakartatimes -Ledakan yang terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Jalan HM Said,Bom Bunuh Diri, Rabu (13/11). Per Rating: 0
scroll to top