Home » Headline » Haidar Alwi: Kompetensi Kabinet Jokowi Harus Profesional dan Pro Rakyat

Haidar Alwi: Kompetensi Kabinet Jokowi Harus Profesional dan Pro Rakyat

IMG-20190803-WA0071

JAKARTA – Haidar Alwi mengatakan bahwa komposisi untuk kabinet Jokowi harus sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi yaitu para profesional dan cendikiawan baik yang berasal partai maupun relawan.

“Presiden mempunyai hak penuh dalam menentukan sendiri para menterinya. Apalagi Jokowi merupakan inkumben dan lebih mengenal dan tau siapa calon pembantunya mana yang baik dan kurang baik,” kata Haidar Alwi.

Lanjutnya, bahwa di ASN dan BUMN harus dirombak karena banyaknya pegawai ASN dan BUMN yang sudah terpapar paham Radikalisme yang sangat membahayakan bangsa dan negara.

Kita harus pastikan ASN dan BUMN bersih dari paham Radikalisme dan Intoleransi. Haidar Alwi mengatakan mendukung penuh siapapun menterinya untuk membersihkan BUMN dari bahaya Radikalisme.

“Saya tidak punya ambisi sedikitpun menjadi menteri, dan biarkan Jokowi yang menggunakan hak prerogratif. Presiden Jokowi untuk memilih para pembantunya. Saat ini saya hanya fokus membantu beliau dengan mengadakan acara santunan anak yatim dan dhuafa sebagai bagian program kerja Aliansi Relawan Jokowi untuk mengawal beliau sampai dilantik di bulan Oktober 2019 nanti,” papar Haidar.

Menurut Haidar BUMN punya banyak kelemahan salah satunya menteri BUMN saat ini malah dilarang masuk DPR.

“Tugas menteri BUMN itu sudah sangat politis. Yang penting dia profesional dan bukan orang partai. Sebaiknya menteri BUMN tersebut independen agar memudahkan dia berkomunikasi dengan siapapun tidak terpaku dengan partainya saja,” ujar Haidar.

Penanggung Jawab Tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) ini mengaku dari sekitar 800 organ relawan yang tergabung di ARJ sudah 440 organ yang mendukung Haidar masuk ke kabinet Indonesia Kerja II tepatnya sebagai Menteri BUMN.

Gerakan Relawan Untuk Demokrasi (Garuda) salah satu relawan pendukung Jokowi-Amin di pilpres 2019 mengadakan diskusi yang bertema Komposisi Kabinet Kerja Ideal Menuju Indonesia Unggul di Apollo Cafe Hotel Ibis Budget, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

Pada acara hadir para narasumber seperti Tokoh Anti Radikalisme dan Intoleransi, R. Haidar Alwi, Aktivis Prodem, Burzah Sanubi, Praktisi Geologis dan Tambang, Alimin Ginting, Direktur Central Budget Analysis, Ucok Skydafi, dan Aktivis 98, Eli Salamo.

Haidar Alwi menyebut komposisi kabinet Jokowi yang ideal adalah yang sesuai keinginan Presiden Jokowi yaitu profesional baik yang berasal partai dan relawan.

“Ini kabinet presidensil, Presiden berhak penuh menentukan sendiri para menterinya. Apalagi beliau ini inkumben jadi beliau lebih tahu siapa saja calon pembantunya mana yang baik dan kurang baik,” kata Haidar Alwi.

Haidar melihat bahwa di ASN dan BUMN perlu ada perubahan terutama dari banyaknya pegawai ASN dan BUMN yang sudah terpapar paham Radikalisme.

“ASN harus kita rebut, BUMN juga kita rebut. Kita harus pastikan ASN dan BUMN bersih dari paham Radikalisme dan Intoleransi. Siapapun menterinya saya dukung penuh membersihkan BUMN dari bahaya Radikalisme. Saya tidak punya ambisi sedikitpun menjadi menteri, biarkan itu menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi untuk memilih para pembantunya. Saat ini saya hanya fokus membantu beliau dengan mengadakan acara santunan anak yatim dan dhuafa sebagai bagian program kerja Aliansi Relawan Jokowi untuk mengawal beliau sampai dilantik di bulan Oktober 2019 nanti,” papar Haidar.

Dia juga menegaskan, sebaiknya menteri BUMN harus independen agar memudahkan berkomunikasi dengan siapapun dan tidak terikat dengan kepentingan partai saja.

Adapun narasumber yang hadir antara lain R. Haidar Alwi, Aktivis Prodem, Burzah Sanubi, Praktisi Geologis dan Tambang, Alimin Ginting, Direktur Central Budget Analysis, Ucok Skydafi, dan Aktivis 98, Eli Salamo.

Haidar Alwi: Kompetensi Kabinet Jokowi Harus Profesional dan Pro Rakyat Reviewed by on . JAKARTA - Haidar Alwi mengatakan bahwa komposisi untuk kabinet Jokowi harus sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi yaitu para profesional dan cendikiawan baik JAKARTA - Haidar Alwi mengatakan bahwa komposisi untuk kabinet Jokowi harus sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi yaitu para profesional dan cendikiawan baik Rating: 0
scroll to top