Home » Headline » Diresmikan Menristekdikti, JIHS Kini Menjadi Politeknik Jakarta Internasional

Diresmikan Menristekdikti, JIHS Kini Menjadi Politeknik Jakarta Internasional

Menristekdikti meresmikan Politeknik Jakarta Internasional hari ini di hotel Borobudur.

Menristekdikti meresmikan Politeknik Jakarta Internasional hari ini di hotel Borobudur.

Jakarta – Hari ini resmi sudah Akademi Pariwisata Jakarta Internasional Hotel School (JIHS) menjadi Politeknik Jakarta Internasional. Acara peresmian JIHS menjadi Politeknik dilakukan oleh Menristekdikti Mohamad Nasir di Seminar Peran Pendidikan Vokasi dalam Menciptakan SDM Indonesia Unggul di Era Revolusi Industri 4.0 di hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

“Saya sangat senang sekali bisa meresmikan Politeknik Jakarta Internasional yang tadinya akademi sekarang berubah menjadi politeknik. Dulu mahasiswa melihat politeknik tidak begitu menarik tapi sekarang tidak lagi karena sudah berubah menjadi S1, S2, S3 terapan, ditambah banyak perguruan tinggi di bawah kementerian-kementerian beralih menjadi politeknik seperti contohnya STAN. Politeknik Jakarta Internasional akan bisa menjadi satu-satunya yang terbaik di negeri ini. Bisa menjad satu-satunya refrensi untuk perhotelan di bintang 4 dan 5 oleh karena berkolaborasi dengan perguruan tinggi asing di luar negeri. Saya ucapkan selamat dan sukses kepada yayasan yang telah berhasil mendirikan Politeknik Jakarta Internasional,” ucap Menristekdikti saat memberikan kata sambutan di acara pembukaan seminar.

“Setelah 25 tahun perjalanan Akademi Pariwisata Jakarta International Hotel School (JIHS) dalam mencetak SDM unggul di bidang perhotelan & pariwisata, dengan 2000 alumni tersebar dilebih dari 100 hotel Bintang Lima di Indonesia pada 4 Oktober 2019 berubah bentuk menjadi Politeknik Jakarta Internasional,” jelas Indra S. Budianto perwakilan dari Artha Graha Group.

Dan dalam memenuhi SDM Indonesia yang unggul di era revolusi industri 4.0 jenjang pendidikan Sarjana Terapan menurut M. Nasir memang dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja yang profesional. Dan Politeknik Jakarta Internasional yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Jakarta Internasional Hotels sudah berjalan selama 25 Tahun lamanya.

“Tujuan diadakan D4 (S1 terapan) adalah bisa menjadi tenaga kerja profesional sehingga jangan sampai begitu lulus menjadi pengangguran tapi menjadi tenaga kerja profesional sehingga saya berharap Politeknik Jakarta Internasional betul-betul bisa membuat mahasiswa yang belum lulus sudah bisa menjadi seorang expert di bidang hotel. Dan kalau politeknik ini berhasil dengan baik untuk penyiapan SDM dengan baik maka tidak menutup kemungkinan saya bisa langsung memberikan mandat untuk membuka S2 terapan,” lanjut Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir saat meresmikan Akademi Pariwisata Jakarta International Hotel School (JIHS) menjadi Politeknik Jakarta Internasional di Seminar Peran Pendidikan Vokasi dalam Menciptakan SDM Indonesia Unggul di Era Revolusi  Industri 4.0 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (4/10).

“Ada 3 program studi di kita yaitu Manajemen Perhotelan, Analis Keuangan & Keamanan Sistem Informasi. Selain itu Program existing D3 Perhotelan & D1 Extension Perhotelan khusus bagi karyawan di lingkup industri perhotelan & pariwisata. Dan prodi-prodi ini dipilih secara khusus untuk mendukung industri yang dimiliki oleh Artha Graha Group, diantaranya Hotel Borobudur Jakarta dan Discovery Hotel Resort (DHR), PT. Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI) serta PT. Artha Telekomindo, PT. Danatel Pratama, PT. Sentra Link Solution dan lainnya,” lanjut Indra.

Meningkatnya permintaan akan tenaga kerja profesional dibidang perhotelan membuat pendidikan vokasi sangat dibutuhkan jika dibandingkan dengan pendidikan akademik biasa. Karena saat ini sertifikat uji kompetensi sangat penting untuk dimiliki selain ijazah pendidikan.

“Tumbuhnya pendidikan vokasi perhotelan karena diikuti dengan tumbuhnya bisnis perhotelan yang juga meningkat. Permintaan akan tenaga kerja profesional di bidang perhotelan yang cukup tinggi membuat pemenuhan SDM nya harus memiliki sertifikat uji kompetensi. Karena sekarang cuma punya ijazah aja tidak cukup tapi harus disertai sertifikat kompetensi karena nanti posisinya jadi jelas,” tambah Menristekdikti.

“Terbentuknya Politeknik Jakarta Internasional adalah cita-citanya untuk memiliki SDM Indonesia Unggul yang berkualitas & berkarakter kuat dengan semangat nasionalisme yang tinggi untuk berkarya secara domestik dan membawa nama Indonesia di mancanegara bisa tercapai. Leadership through service adalah motto dari JIHS, dan akan tetap menjadi core utama Politeknik Jakarta Internasional dalam mencetak sdm unggul & berkarakter kebangsaan yang kuat. When strong character-based education & industry is a united synergy, sky is the limit ,” tandas salah satu penggagas Politeknik Jakarta Internasional dan Education Advisor AG Group Editha Duarte.  (Danur Santi)

Diresmikan Menristekdikti, JIHS Kini Menjadi Politeknik Jakarta Internasional Reviewed by on . [caption id="attachment_23171" align="alignnone" width="300"] Menristekdikti meresmikan Politeknik Jakarta Internasional hari ini di hotel Borobudur.[/caption] [caption id="attachment_23171" align="alignnone" width="300"] Menristekdikti meresmikan Politeknik Jakarta Internasional hari ini di hotel Borobudur.[/caption] Rating: 0
scroll to top