Home » Headline » ARAI Gelar Kompetisi Rope Access Indonesia 2018 Berskala Internasional

ARAI Gelar Kompetisi Rope Access Indonesia 2018 Berskala Internasional

Ketua ARAI bersama para peserta Rope Access Indonesia (Ist)

Para peserta Kompetisi Rope Access Indonesia 2018 (Ist)

JAKARTA – Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) dengan bangga menyelenggarakan Indonesia Rope Challaenge (IRC) 2018, kompetisi rope access bertingkat internasional Pertama di Indonesia, diselenggarakan pada pekan lalu di Balai Pelatihan K3 Kemnaker, Cempaka Putih, Jakarta.

Didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker), IRC 2018 menyuguhkan sebuah kegiatan menarik di mana kita bisa melihat para teknisi atau pekerja di
ketinggian berlomba menunjukkan kecakapannya mengaplikasikan teknik rope access sebagai alat bantu kerja yang essensial dan produktif untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja di ketinggian.

Hal ini juga sebagai bentuk dukungan ARAI untuk mensosialisasikan kebijakan dan program pemerintah di bidang pembinaan, pengendalian dan pengembangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), khususnya Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 9 Tahun 2016 tentang keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan pada ketinggian.

IRC 2018 juga merupakan kegiatan yang menunjukkan kepada masyarakat luas dan dunia internasional bahwa rope access di Indonesia telah berkembang dengan baik, di mana ARAI sebagai asosiasi yang menaungi para penggiat, profesi, ahli, pembina dan wakil-wakil perusahaan yang peduli terhadap pekerjaan di ketinggian dapat melihat dan menyadari kehadirannya yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan metode bekerja di ketinggian secara aman dan wadah bagi para pekerja untuk saling bertukar ilmu dan informasi seputar dunia rope access.

Sebagai kompetisi rope access perdana di Indonesia, IRC 2018 mendatangkan peserta dari negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapura serta tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia. Total peserta yaitu sebanyak 15 tim, yang masing-masing terdiri dari 3 orang untuk mengikuti kompetisi teknis “Pro
Challenge” untuk tim dan sebanyak 32 peserta mengikuti kompetisi “Speed Up Challenge” untuk perorangan.

“Indonesia Rope Challenge merupakan lomba pertama di Indonesia di mana kami mengadopsi dari kejuaraan-kejuaraan serupa yang ada di luar negeri. Kami mencoba membuat di Indonesia agar ke depannya, mereka-mereka yang ingin mengikuti lomba di luar negeri sudah dapat melihat gambaran sistemasi lombanya serta peraturan dan teknik-teknik yang diterapkan, sehingga kami sangat berharap ada peserta dari Indonesia yang dapat ikut pertandingan serupa di mancanegara dan membawa bendera bangsa di kancah rope access internasional.” ujar Rivalinno Handoko, Ketua Umum ARAI.

Selain kompetisi, dalam perhelatan IRC 2018 juga ada simposium yang akan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, baik itu instruktur teknisi dan praktisi baik individu maupun kelompok dengan
menghadirkan para pembicara yang ahli dalam bidang rope access.

“Indonesia Rope Challenge bukan sekadar kompetisi bagi para teknisi rope access, tetapi juga tempat berkumpul dan ajang silhaturahim di mana di momen ini mereka semua dapat berbagi pengalaman dan informasi seputar dunia rope access sehingga dapat memperkaya ilmu dan pengalaman mereka. Kami dari Pro Challenge bergandengan tangan bersama ARAI menciptakan kegiatan ini agar dapat menjadi barometer kompetisi serupa yang ada di luar negeri. Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia juga memiliki event rope access yang patut diperhitungkan.” kata Tense Manalu, Event Director IRC 2018.

Ketua ARAI Revalinno Handoko, Director Event Pro Challenge dan jajaran Kemenaker, Jakarta. (Ist)

Ketua ARAI Revalinno Handoko, Event Director Pro Challenge Tense Manalu dan jajaran Balai K3 Kemenaker, Jakarta. (Ist)

IRC 2018 menghadirkan juri-juri profesional dalam bidang rope access, seperti Rivalinno Handoko yang tercatat sebagai instruktur ARAI dan Industrial Rope Access Trade Association (IRATA), M. Omri Faez, Petzl PPE Trainer dari Malaysia, serta Afath dan Budi Rasuanto, instruktur IRATA. Para juri tersebut juga merupakan praktisi berpengalaman pada pekerjaan di ketinggian.

Sementara Balai K3 Jakarta yang ditunjuk sebagai venue kegiatan dikarenakan Balai K3 merupakan lembaga pemerintah yang memberikan pelayanan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja yaitu Pemeriksaan/Pengujian K3, Peningkatan kapasitas sumber daya K3 dan pemberdayaan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

ARAI Didirikan di Bandung pada 23 Maret 2007 atas dasar kebutuhan dalam pengembangan metode bekerja di ketinggian secara aman dan bertujuan untuk menekan angka kecelakaan kerja di ketinggian. ARAI merupakan mitra pemerintah yang selanjutnya diharapkan menjadi lembaga pemerhati, pengkaji dan pemgembang kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja di ketinggian di Indonesia. (Red/Jay)

ARAI Gelar Kompetisi Rope Access Indonesia 2018 Berskala Internasional Reviewed by on . [caption id="attachment_22009" align="alignnone" width="800"] Para peserta Kompetisi Rope Access Indonesia 2018 (Ist)[/caption] JAKARTA - Asosiasi Rope Access I [caption id="attachment_22009" align="alignnone" width="800"] Para peserta Kompetisi Rope Access Indonesia 2018 (Ist)[/caption] JAKARTA - Asosiasi Rope Access I Rating: 0
scroll to top